• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Program Studi Sarjana Terapan Bisnis Perjalanan Wisata
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tim Pengelola Website
    • Sejarah Pendirian
    • Kompetensi Lulusan
    • Video
    • Tenaga Pendidik
    • Keunggulan Lulusan
  • Akademik
    • Syarat Pendaftaran
    • Kegiatan Tahunan Mahasiswa
    • Mata Kuliah
  • Fasilitas
    • Laboratorium Tour and Travel
    • Laboratorium Housekeeping
  • P2K
    • Penelitian
    • Pengabdian
    • Kerjasama
  • Alumni dan Karir
    • Info Alumni
    • Tracer Study
    • Lowongan Pekerjaan
  • Beranda
  • galeri
  • Lebih dekat dengan masyarakat, Cerry ikut social expedition di Sumbawa

Lebih dekat dengan masyarakat, Cerry ikut social expedition di Sumbawa

  • galeri, Headline, Rilis Berita
  • 4 November 2018, 14.47
  • Oleh:
  • 0

Salah satu mahasiswa Diploma 3 Pariwisata 2018, Cerry Kartika Kwartania, terjun langsung menuju Sumbawa bersama delegasi lainnya dalam program Youth Center To Act For Nation, atau yang lebih sering dikenal dengan YOUCAN. YOUCAN Indonesia merupakan sebuah komunitas yang lahir untuk  memfasilitasi pemuda yang memiliki jiwa mengabdi yang tinggi masyarakat dan Indonesia. Social expedition tersebut diselenggarakan pada tanggal 9 hingga 14 Oktober 2018, di Dusun Limung, Desa Pungkit, Sumbawa.

Cerry bersama murid Sekolah Dasar dan teman-teman volunteer lainnya (doc. Cerry)

Di YOUCAN sendiri terbagi dalam empat divisi dengan tugas masing-masing. Divisi-divisi tersebut adalah Divisi Pendidikan, Divisi Lingkungan, Divisi Kesehatan dan Divisi Ekonomi Kreatif. Setelah melalui tahap-tahap penyeleksian, Cerry masuk dalam Divisi Ekonomi Kreatif. Kegiatan yang dilakukannya bersama teman-teman divisi lainnya berupa pengelolaan susu kerbau yang ditujukan kepada kepala keluarga, branding ditujukan kepada bapak dan ibu Desa Pungkit, tabungan masa depan untuk murid Sekolah Dasar, serta demonstrasi pembuatan Pempek kepada warga  sebagai wujud minimnya pengetahuan akan  pengelolahan ikan. Dengan harapan pengajaran dalam mengelolah ikan menjadi Pempek dapat meningkatkan mutu jual dan menambah penghasilan. Mengingat biasanya masyarakat setempat langsung menjual ikan tersebut, tapi jika diolah terlebih dahulu lalu di jual menambah daya tarik kepada calon pembeli.

Cerry dan teman-teman menikmati senja di salah satu pantai di Sumbawa (doc. Cerry)

Selain itu, Cerry beserta beberapa tim lainnya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pulau Moyo, yang berlokasi tidak jauh dari tempat mereka tinggal, yang dapat ditempuh dengan sampan nelayan sekitar 10-15 menit. Pulau Moyo ini merupakan salah satu target sasaran Nomadic Tourism yang merupakan program dari Kementrian Pariwisata Indonesia yang disebutkan oleh Pak Arief Yahya selaku Mentri Pariwisata Indonesia dalam presentasi beliau di Asean Marketing Summit 2018. “Pulau Moyo memang berpotensi menjadi destinasi wisata baru Desa Pungkit. Air laut disana begitu jernih, pantainya berpasir putih dan terdapat gua yang tidak kalah menarik,” jelas Cerry saat menceritakan pengalamannya mengikuti YOUCAN di Sumbawa. (SR, ARP, NSA)

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Rilis Berita

  • Woman Empowerment Talk untuk Mewujudkan Kesetaraan dalam Pariwisata
  • Olimpiade Pariwisata #10 Terselenggara Gegap Gempita
  • Partagama Bergema 1 : Eksistensi Karawitan di Masa Pandemi
  • Serah Terima Jabatan Kamadipa Periode 2020/2021
  • PIU UGM Talk Series #10 : Pengembangan Produk Pariwisata Untuk Memulihkan Pandemi
Universitas Gadjah Mada

Program Studi  Sarjana Terapan Bisnis Perjalanan Wisata
Sekolah Vokasi

Universitas Gadjah Mada

Sekip Unit 1 Bulaksumur, Yogyakarta  55281

 +62274-582406

 +62274-589750

 pariwisata.sv@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY